Teknologi Pertanian UNM Gelar Training Produksi Pangan, Ini Tujuannya

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR- Dalam rangka mewujudkan Program Iptek bagi Inovasi dan Kreativitas Kampus (IbIKK) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), program studi Pendidikan Teknologi Pertanian (PTP) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) telah melaksanakan Training Centre Produksi Pangan dua tahun terakhir ini.

Adapun program IbIKK di perguruan tinggi sebagai upaya pengembangan budaya Ekonomi Berbasis Pengetahuan, sehingga perguruan tinggi perlu diberi akses dalam wujud knowledge and technopark yang memanfaatkan pengetahuan, pendidikan maupun hasil riset dosen.

Dosen pendamping Kegiatan Training Centre Rumah Produksi Pangan, Jamaluddin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diutamakan bagaimana bisa bermanfaat bagi masyarakat, baik yang dilaksanakan secara indoor maupun outdoor.

“Tujuannya membantu mengatasi hambatan pada sektor bisnis melalui akses pelatihan bagi calon pebisnis baru, memutakhirkan keahlian wirausahawan maupun guru SMK, memecahkan persoalan usaha pangan bagi UKM, dan tempat belajar bagi tenaga pendidik SMK Pertanian,” kata Jamaluddin via whattsapp, Kamis (9/11/2017) siang.

Dosen FT UNM ini menambahkan, terdapat tiga kelas konsumen pada Training Centre Rumah Produksi Pangan yakni konsumen kelas pengusaha pemula, konsumen mitra CSR, dan konsumen kelas binaan.

“Ada tiga kelas konsumen, konsumen kelas pengusaha muda sasarannya untuk masyarakat umum yang ingin membuka atau mengembangkan usaha. Konsumen mitra CSR sasarannya bagi pemerintah atau swasta yang membutuhkan jasa oembinaan UMKM dan konsumen kelas binaan sasarannya bahi tenaga pengajar SMK Pertanian untuk meningkatkan kualiatas SDM,” tambahnya.

Dan sejauh ini, pelaksanaan Training Centre Produksi Pangan selama dua tahun terakhir, telah menghasilkan produk vertikultur dan pembuatan mesin sangrai pada tahun pertama. Sedangkan pelatihan bagi pengusaha pemula, pendampingan program kewirausahaan mahasiswa, kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Enrekang, dan merancang pembuatan software keuangan bagi UKM dilaksanakan pada tahun kedua nanti. (*)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *