Training Center Rumah Produksi Pangan di Makassar

IbIKK adalah upaya pengembangan budaya Ekonomi Berbasis Pengetahuan (knowledge based economy), perguruan tinggi perlu diberi akses dalam wujud knowledge and technopark yang memanfaatkan pengetahuan, pendidikan maupun hasil riset dosen. Program IbKIK diharapkan mampu mendorong perguruan tinggi dalam membangun akses yang menghasilkan produk jasa dan/atau teknologi hasil ciptaannya sendiri. Wujud IbKIK di perguruan tinggi dapat berupa unit usaha, sebagai contoh: pusat produksi, pusat konsultasi, pusat desain, pusat pelatihan, pusat perbaikan dan pemeliharaan (maintenance and repair centre), pusat penelitian dan pengembangan (research and development centre), dan pusat perawatan kesehatan (health care centre).

IbKIK diharapkan dapat semakin berkembang melalui pengembangan penguasaan ilmu pengetahuan, riset, ketekunan berusaha dan kejelian menangkap peluang yang ada di masyarakat. Misi program IbKIK adalah menciptakan akses sosialisasi produk-produk intelektual dosen di lingkungan perguruan tinggi dalam kerangka pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Salah satu program IbKIK di UNM dilaksanakan oleh Prodi Pendidikan Teknologi Pertanian dengan mendirikan Training Center Rumah Produksi Pangan. Kegiatan Training Center Rumah Produksi Pangan dilaksanakan di kampus UNM parang tambung Jl. Dg. Tata Raya Makassar atau dapat juga dilaksanakan di luar kampus dalam bentuk kerja sama dengan mitra.  Kegiatan ini dapat berupa kegiatan indoor maupun outdoor. Produk IbKIK Training Center Rumah Produksi Pangan yaitu buku pelatihan/modul dan jasa pelatihan.  Adapun kontribusi raining Center Rumah Produksi Pangan untuk masyarakat yaitu:

  1. Membantu mengatasi hambatan dan kendala yang dihadapi sektor bisnis, dengan memfasilitasi calon-calon pebisnis baru melalui akses pelatihan.
  2. Memutakhirkan keahlian wirausaha/ guru SMK sejalan dengan perubahan teknologi.
  3. Membantu memecahkan persoalan operasional usaha pangan UKM.
  4. Sebagai tempat belajar bagi tenaga pendidik SMK pertanian

Ada tiga kelas konsumen Training Center Rumah Produksi Pangan, yaitu konsumen kelas pengusaha pemula, konsumen mitra CSR, dan konsumen kelas binaan.  Konsumen kelas pengusaha pemula yaitu masyarakat umum yang ingin membuka usaha atau telah memiliki usaha tetapi memerlukan keterampilan dan pengetahuan khusus sesuai kebutuhan usahanya.  Konsumen mitra CSR yaitu perusahaan milik pemerintah atau swasta yang membutuhkan jasa Training Center Rumah Produksi Pangan dalam membina UMKM pada program CSRnya.  Adapun konsumen kelas binaan yaitu tenaga pengajar SMK Pertanian atau konsumen yang bergerak di bidang pendidikan yang memerlukan jasa Training Center Rumah Produksi Pangan untuk meningkatkan kualitas SDM.  Konsumen kelas pengusaha pemula merupakan masyarakat yang ingin mendirikan usaha tetapi belum memiliki kapabilitas yang memenuhi.

Training Center Produksi Pangan pada tahun pertama telah melakukan beberapa kegiatan yaitu: pembuatan modul belajar, pembuatan front office (tempat pelayanan calon peserta pelatihan), contoh vertikultur, dan pembuatan mesin sangrai. Kegiatan Training Center Produksi Pangan pada tahun kedua yaitu: pelatihan bagi pengusaha pemula, pendampingan program kewirausahaan mahasiswa, kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Enrekang, dan merancang pembuatan software keuangan bagi UKM

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *